Perawat Indonesia

Sarana Diskusi Perawat Indonesia, ASKEP, Asuhan Keperawatan di Seluruh Dunia


Askep Fraktur

Askep Fraktur terdiri dari berbagai macam tergantung letak atau bagian fraktur pada sebelah mana. Masing - masing letak fraktur memiliki cara penanganan yang berbeda. Oleh sebab itu, askep fraktur juga dibedakan berdasarkan letak frakturnya. Tujuannya tak lain agar penanganan terdapat fraktur menjadi lebih baik dan tepat... Kali ini saya akan memberikan Beberapa Askep Fraktur 1. Askep Fraktur Femur 2. Askep Fraktur Homerus 3. Askep Multiple Fraktur Askep Fraktur tersebut sudah saya posting beberapa tahun lalu di dalam sebuah blog khusus materi kuliah akper. Namun, sayang sekali blog tersebut dihapus oleh blogger. Maka dari itu demi meningkatkan pendidikan keperawatan melalui media online saya memberikan askep di blog ini secara gratis kepada calon perawat di seluruh Indonesia. Semoga askep fraktur diatas dapat membantu Anda. Baca Selengkapnya >>

Askep Stroke Hemoragik

I.         KONSEP PENYAKIT 1.1       DEFINISI ASKEP STROKE adalah sindrom klinis yang awal timbulnya mendadak progen cepat berupa defiat neurology fokal dan atau global yang berlangsung 24 jam / lebih / berlangsung menimbulkan kematian dan semata-mata di sebabkan oleh ganguan peredaran darah Otak Non Traumatik. (Kapita Selekta Kedokteran edisi 3 jilid 2 : 17) Menurut WHO stroke adalah adanya tanda-tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal dengan gejala-gejala yang beralangsung selama 24 jam / lebih yang menyebabka kematian tanpda adanya penyebab lain yang jelas, selam Vasculas (Hendro Susilo 2000). 1.2      ETIOLOGI Intrak Otak (80%) e         emboli Pendaahan Intracarebral (15%) e         Hipertensif e         Mal formasi arteri vena e         Angiopati amiloid Pendarahan Sub aractinoid Penyeabab lain (dapat menimbulkan infark dan pendarahan) e         Migren e         Baca Selengkapnya >>

Askep Diabetes Melitus

Kriteria Diagnosis DM dan gangguan Toleransi Glukosa menurut Surabaya 1987 (Modifikasi Kriteria Diagnosis DM WHO 1985), darah kapiler, metode enzymatik, beban glukosa 75 gram, puasa 10-16 jam :   I. Diagnosis DM apabila : a. Terdapat gejala-gejala Diabetes Melitus (polifagi, polidipsi, poliuri, BB turun) ditambah dengan : b. Salah satu dari : GDP >= 120 mg/dl, 2jpp >= 200mg/dl, atau Glukosa darah Random (Acak) >= 200 mg/dl    Askep Diabetes Melitus II. Diagnosis DM apabila :     a. Tidak terdapat gejala-gejala DM, tetapi : b. Terdapat dua hasil dari : GDP >= 120 mg/dl, 2jpp >= 200mg/dl, atau Random >= 200mg/dl     III. Diagnosis Gangguan Toleransi Glukosa (GTG) apabila :     IV. Untuk kasus meragukan dengan hasil : GDP > 120 mg/dl dan 2jpp > 200mg/dl, maka ulangi pemeriksaan sekali lagi, persiapan minimal 3 hari dengan diit karbohidrat lebih dari 150 gram per hari dan kegiatan Baca Selengkapnya >>

Askep Diare Anak

Askep diare anak Atau askep diare pada anak Kejadian diare pada anak memang sering kali terjadi. Hal ini menyebabkan orang tua yang mempunyai anak dengan asupan gizi tidak seimbang menjadi takut bila sang anak mengidap penyakit diare. Walaupun diare merupakan penyakit yang sudah banyak obatnya, Namun oatut diwaspai bila menyerang pada usia dini atau dalam masa pertumbuhan karena akan menyebabkan proses pertumbuhan anak menjadi terganggu. Sebagai orng tua yang mempunyai anak kecil sebaiknya harus tahu bagaimana memperlakukan anak diare dengan cara membaca pedomannya terlebih dahulu yaitu askep diare anak. Yang bisa anda dapatkan disitus ini yang akan kami upload atas request dari para pembaca sekalian. Seberapa bahayakah diare bila menyerang anak ? Jawabannya adalah sangat berbahaya bila tidak segera dilakukan penanganan yang tepat. Diare merupakan suatu kejadian dimana buang ari besar lebih daro 3 kali sehari biasanya tinja bebrntuk encer. Bila terus begini lama lama anak akan Baca Selengkapnya >>

Askep Urethritis

Askep Urethritis . Urethritis juga merupakan salah satu sindroma dari penyakit menular seks (PMS),urethritis secara spesifik dapat terbagi 2 yaitu gonococal urethritis dan nongonococal urethritis Urethritis merupakan peradangan pada saluran kencing atau urethra, yang terjadi pada lapisan kulit urethra, disebabkan oleh bakteri-bakteri yang menyerang saluran kemih seperti Chlamydia trachomatis, neisseria gonorrhoae, tricomonal vaginalis dan lain-lain. peradangan ini biasanya terjadi pada ujung urethra atau urethra bagian posterior, urethritis juga merupakan salah satu dari infeksi dari saluran kemih yaitu urethra, prostate, vas deferens, testis atau ovarium, buli-buli, ureter sampai ginjal. Dan dapat dikatakan sebagai bagian dari infeksi saluran kemih superficial atau mukosa yang tidak menandakan invasi pada jaringan. Secara mikrobiologis dapat dikatakan terjadinya askep urethritis jika ditemukan pertumbuhan mikroorganisme yang berlebihan di dalam sample urine dan disuria. Inflamasi Baca Selengkapnya >>

Sistem Pencernaan

Sistem Pencernaan PENGERTIAN Sistem Pencernaan adalah Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar yg kemudian mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh. SUSUNAN SALURAN PENCERNAAN Mulut Faring Osofagus Ventrikulus / Gaster Intestinum minor (usus halus) Intestinum mayor (usus besar) Rektum Anus ANATOMI SISTEM PENCERNAAN MULUT Merupakan permulaan dari sal.pencernaan yg tdd : Bagian luar / vestibula Bagian dalam / rongga mulut - sisi-sisinya : tulang maxilaris & semua gigi - Atas : Palatum - Dasar : Lingua - Belakang : Mandibularis yg bersambung dg pharinx 1. BIBIR Bibir terdiri dari lipatan-lipatan muskuler yang mengelilingi mulut Dalam bibir tedapat : M.ORBICULARIS ORIS, pembuluh darah dan N.Labialis superior & N.Labialis inferior Struktur ini keluar ditutupi oleh kulit dan kedalam oleh membran mukosa  Sistem Pencernaan 2.PIPI Mempunyai struktur yg sama dengan bibir Otot utama dr pipi adalah M.BUCCINATOR Fungsi Baca Selengkapnya >>

Transfusi Darah – Terapi Darah Dan Komponen Darah

TRANSFUSI DARAH Oleh : Diana Kusumawati S.Kep.Ns TERAPI DARAH DAN KOMPONEN DARAH Transfusi Darah A. Syarat-syarat pendonor darah : Berat badan harus lebih dari 50 Kg untuk donor standart 450 ml. donor yg berat badannya kurang dari 50 kg hanya boleh mendonorkan sesuai dgn berat badannya Suhu tidak boleh melebihi 37,5 C Denyut nadi harus teratur antara 50 smp 100 x/I Tekanan sistol harus diantara 90 -180 mmHg Kadar Hb pd wanita paling tidak 12,5 gr/dl dan pria 13,5gr/dl Usia minimal 18 thn Karena pertimbangan kebutuhan besi yg tinggi pada akil balik . batas atas 65 thn karena meningkatnya insiden penyakit kardiovaskuler dan serebrovaskuler Pendonor harus dalam keadaan sehat dan harus bebas dari faktor dibawah ini : Transfusi Darah Riwayat hepatitis sekarang atau terdahulu / riwayat kontak dekat dgn pasien hepatitis / dialisis dlm 6 bln terakhir Riwayat sifilis dan malaria yg tidak diobati, karena penyakit ini dapat ditularkan melalui transfusi meskipun sdh setahun sebelumnya. Baca Selengkapnya >>

Radioterapi Karsinoma

Askep Radioterapi Karsinoma PENDAHULUAN I.1 Embriologi Kelenjar tiroid berkembang dari endoderm yang berasal dari sulcus pharyngeus pertama dan kedua. Tempat pembentukan kelenjar tiroid ini menjadi foramen sekum di pangkal lidah. Jaringan endodermal ini turun ke leher sampai setinggi cincin trakea kedua dan ketiga yang kemudian membentuk dua lobi. Penurunan ini terjadi pada garis tengah mudigah. Saluran pada struktur endodermal ini tetap ada dan menjadi duktus tiroglossus atau mengalami obliterasi menjadi lobus piramidalis kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid janin secara fungsional mulai mandiri pada minggu ke-12 masa kehidupan intrauterin.1 I.2 Anatomi Kelenjar tiroid terletak di leher, yaitu antara fasia koli media dan fasia prevertebralis. Di dalam ruang yang sama terdapat trakea, esofagus, pembuluh darah besar dan saraf. Kelenjar tiroid melekat pada trakea dan fascia pretrachealis, dan melingkari trakea dua pertiga bahkan sampai tiga perempat lingkaran. Keempat kelenjar paratiroid Baca Selengkapnya >>

ASKEP Hemopoisis

ASKEP Hemopoisis Yang memiliki arti pembentukan sel-sel darah. Ontogeni adalah proses hemopaisis yang mengalami pergantian  berkali-kali selama Embriogenesis Yolk sac Terutama Eritopoisis Eritrosis →  Eritrosit primitive  (tetap berinti) Terbentuk Hb Embrional (Hb Gower & Hb Portland) Berlangsung beberapa minggu (± 10Hg) Hepar Terutama Eritropoisis → Eritrosit (tidak berinti), makrositosis +. Hb F (Hb fetal) Megakaryosit keccil-kecil Granulosit besar-besar 3.Lien, Timus : seperti hati peranannya kecil terutama limfopoisis (L1 – T) sumsum tulang. Jaringan hemopoisis permanen melopoisis melebihi Eritropoisis Eritrusi mengandung Hb A Keadaan  normal tahapan Hemopoisis berlangsung serasi/seimbang → jumlah komposisi Sel-sel darah sesuai dengan kebutuhan biologis (Sel prematur, paling besar jumblahnya.   Keadaan  abnormal → tidak lagi serasi → sel-sel darah    ASKEP Hemopoisis   Tahap Tahap Hemopoisis   SIH                       Baca Selengkapnya >>

Perbedaan Depresi Pada Pasien Dispepsia Fungsional Dan Dispepsia Organik

PERBEDAAN DEPRESI PADA PASIEN DISPEPSIA FUNGSIONAL DAN DISPEPSIA ORGANIK CITRA JULITA TARIGAN Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PENELITIAN Kejadian dispepsia cukup sering ditemui dokter dalam menjalankan profesinya sehari-hari (1,2,3). Kejadian dispepsia juga bervariasi dari berbagai tulisan, hal ini disebabkan karena ketidaksamaan terminologi dari berbagai sentra (2). Dispepsia merupakan kumpulan gejala berupa keluhan nyeri, perasaan tidak enak perut bagian atas yang menetap atau episodik disertai dengan keluhan seperti rasa penuh saat makan, cepat kenyang, kembung, sendawa, anoreksia, mual, muntah, nyeri belakang sternum (heart burn), regurgitasi (1,4). Berdasarkan ada tidaknya penyebab dan kelompok gejala maka dispepsia dibagi atas dispepsia organik dan dispepsia fungsional. Dikatakan dispepsia organik apabila penyebab dispepsia sudah jelas, misalnya adanya ulkus peptikum, karsinoma lambung, Baca Selengkapnya >>